06 November 2014

Prosa Penyambutan Presiden

Komentar ada... 1
Karya: Idha Massiri

Wahai Presiden,
Selamat Datang di Kota Daeng
Sejenak, ajaklah kami bercengkrama
Atau bila segan, izinkan kami yang mengajak Ayolah...
Duduklah tepat di hadapan kami
Kami punya banyak cerita yang mungkin belum sempat disampaikan oleh penyair, atau belum sempat dibuat film oleh sutradara, atau belum sempat ditulis oleh jurnalis
Ah...
Sepertinya ruang telah tertutup buat pemuda lusuh, dekil, slengean, dan berantakan kaya' kami
Arak-arakan mobil plat merah
Iringan serene tajam memekak telinga
Kawalan aparat berseragam, lengkap dengan mobil baja, pentungan, laras, senjata berbagai ukuran
Jadi atribut wajib pada penyambutanmu
Kejadianmu hanya mengharap itu?
Dangkal

Presiden,
Restulah dengan cara kami menyambutmu
Sebab banyak waktu kami habiskan, sekedar untuk merangkai kata yang pas kami ucapkan saat bertemu
Meski tak punya seragam lengkap
Meski tak punya tameng
Meski tak punya laras juga senjata
Meski tak punya mobil baja
Restulah...
Karena telah kami sajikan suguhan yang lebih meriah dibanyak titik
Lalu akan menghiburmu meski dengan suara serak dan parau
Megaphone+mobil box adalah modal kecil yang selalu kami gunakan dalam perayaan penyambutan

Presiden,
Dengarkan kami,
Kami anak kandung Ibu Pertiwi
Rindu bercengkrama dengan Ayah Negara
Bila tak sempat mampir,
Cukup berlalu di hadapan kami
Biar tercium aroma peluh tubuh
yang disetiap butir tetesnya mengandung semangat perjuangan.
Atas nama satu kata, "Rakyat"


#‎Masih‬ Berpeluh
Alauddin dan Sekitarnya,61114:16.00

Idha Massiri

1 Komentar:

  1. Silahkan kunjungi juga : Agen Sabung Ayam Agen Adu Ayam
    Pin BB: 2B4BB06A
    Wechat: asianbet_77
    YM : op1_asianbet77@yahoo.com
    sms/WA: +63 910 521 37234

    ReplyDelete